« Pencarian Kebenaran | Main | Buku Anak WWP »
Semuanya ada di tanganmu, Nak
By Jana | March 9, 2009
Ini adalah cerita tentang beberapa bocah cilik dari desa. Mereka membuat perangkap dan tertangkaplah seekor burung.
Anak-anak ini sangat nakal dan mereka memutuskan untuk bermain teka-teki dengan seorang kakek tua yang bijaksana yang tinggal di desanya. Mereka akan membawa burung ini kepada kakek tua itu. Mereka akan memegangnya di depan kakek tua itu dan bertanya, “Apakah burung ini hidup atau mati?”
Mereka akan menjebak kakek itu dengan jawaban yang salah.
Jika kakek yang bijaksana itu berkata, “Kenapa, burung ini hidup?” bocah nakal itu bermaksud untuk menaruh burung itu di panci masak. Tetapi jika kakek itu berkata, “Kenapa, burung ini mati,” maka mereka akan melepaskan si burung ke udara dan membiarkannya terbang.
Jadi mereka sangat percaya diri. Mereka datang ke desa si kakek tua dan bertanya, “Apakah burung ini hidup atau mati?”
Kakek yang bijaksana tersebut menatap bocah-bocah itu lama sekali. Kemudian melihat ke burung itu. Setelah lama terdiam, kakek itu menjawab, “Burung itu ada di tanganmu. Terserah kamu.”
Cerita di atas merupakan gambaran kehidupan kita sehari-hari. Apa pun yang anda (sebagai orang tua) ajarkan kepada anak-anak hari ini, apa yang akan anda ajarkan kepada mereka besok, apa pun yang telah anda ajarkan di masa yang lalu, semuanya akan membuat anak anda menjadi siapa dan apa hari ini. Dan apa yang anda ajarkan hari ini dan besok, sangat menentukan akan menjadi apa mereka besok.
Tetaplah tersenyum dan tanamkan kebaikan di hati anak-anak tercinta anda …….
(cerita ini dikutip dari buku “How to Survive Spiritually in Our Times” karangan Harold Klemp)
Topics: Cerita, Nilai dan Etika |



March 10th, 2009 at 10:01 am
bagus juga ceritanya… kadang aku pikir, no matter how hard we try, there is no such a thing as a perfect parent, and there is no such a thing as a perfect child.. it is not always up to us, but also up to the childeren to decide what they are going to be…
March 12th, 2009 at 5:22 am
saya mau tanya, anak saya sudah 4 th tp masi suka minum susu pake botol saya sudah coba untuk mengajari dengan gelas tapi kalo susu dgn gelas dia tidak mau minum, padahal anak saya sudah bisa minum pake gelas, mohon solusinya ya thanks.
March 20th, 2009 at 6:49 am
Pengalaman iu Arin, sama persis dengan saya. Anak saya sekarang 3,5 tahun. Suatu ketika pernah botol susunya saya sembunyikan, malah anak saya jadi ga minum susu sama sekali. Bahkan pada waktu anak saya terserang diarepun saya tetap menyembunyikan botol susunya, sehingga harus dirawat di RS, kr dehidrasi. Saya merasa sangat bersalah atas sikap saya tersebut, saat ini saya menyerah, memberikan kembali anak saya minum susu dengan botol. Mudah2an lewat forum ini ada solusi yang bermanfaat untuk masalah anak saya. Trim’s
April 17th, 2009 at 3:55 am
mantap!!!!!!!!!
May 19th, 2009 at 10:39 am
saya setuju
December 7th, 2009 at 9:11 am
Anak saya umur 18 bulan, kalau mau didongengi sulit konsentrasi, baru mau dibacakan 1 dongeng, bukunya sudah dibalik ke halaman lain dan minta dibacakan sebentar trus pindah lagi, begitu berulang-ulang…apakah itu tandanya dia sulit berkonsentrasi? tapi kalau main abjad atau menyamakan bentuk dia bisa sendiri melakukannya..(sambil manyun2, keliatan konsen banget heheheh…), gimana tips’nya biar dia suka dibacakan dongeng ya mbak?
May 6th, 2010 at 12:36 pm
cerita semua ada ditanganmu sangat berguna bagi saya sebagai seorang ibu, yang ingin melihat buah hati saya nantinya menjadi manusia yang lebih baik dan membuat dunia menjadi lebih indah penuh kasih sayang dan kedamaian. Yok kita ajarkan yang terbaik bagi anak - anak kita dan biarkan mereka memilih jalan mereka sendiri, jika kita telah menanam yang baik pasti hasilnya akan jauh lebih baik,