« REVISI INVITATION JAKARTA : Seminar Douglas Doman tentang Mengoptimalkan Kecerdasan Anak yang Cedera Otak dan Bagaimana Melipatgandakan Kecerdasan Anak Anda | Main | DAFTAR seminar »
Belajar membaca
By Jana | February 14, 2009
Saya tinggal di Surabaya, punya 2 anak.
Yang pertama cewek (Kemi) lahir Mei 2006, yang kedua cowok (Ale) lahir Oktober 2007.
Kemi sejak lahir sudah ‘irit’ dalam hal berbicara, penurut, tidak rewel, mudah diatur (dalam artian tidur gampang, makan apapun gak pernah nolak tetapi perlu wkt yg sangat lama utk menelannya). Kalau mainan yg dipegangnya direbut sama anak lain, oleh Kemi tidak akan dipertahankan alias diberikan saja + tidak menangis. Dia akan mencoba cari mainan yang lain. Sampai2 tetangga banyak yg bilang “enak punya anak dg tipe spt ini, ortu tdk akan repot.”
Usia 7 bulan dia pernah jatuh dr ranjang. Sampai usia 1 tahun, kejadian ini berulang smp 3x. Sampai umur 2,5 tahun total sdh ada 5-6 kejadian jatuh dengan bagian kepala yang terbentur duluan. Sampai saat ini Kemi masih irit bicara, perbendaharaan katanya tdk terlalu banyak. Nama-nama binatang dll bisa sebut tetapi pengucapannya kadang tdk sempurna. Bulan Oktober lalu saya ikutkan terapi bicara. Authornya bilang Kemi tipe pemalu dan introvert tetapi cerdas, beliau yakin dalam wkt 3 bulan perkembangannya akan sdh lumayan. Bulan Januari lalu saya berhentikan, sedangkan bulan ini akan saya daftarkan di playgroup.
Saya beranggapan dengan bersosialisasi akan mempercepat kemampuannya dlm berbicara. Utk pergaulan dg anak2 seusianya di lingkungan sekitar rumah Kemi tdk begitu tertarik. Saat ini dia sdh hapal A-Z dengan pengucapan yang sempurna. 0-9 tdk sempurna. (1=akeng; 2=uwa; 3=iga; 4=mpap; 5=ma; 6=mam; 7=uju; 8=apam; 9=i’a).
Sbg informasi tambahan: Kemi punya adik saat berumur 17 bulan. Saya tdk punya pembantu. Dirumah hny tinggal kami ber-4, istri tidak bekerja. Pada saat merawat si bayi, Kemi sering ditinggalkan bermain sendiri sambil di setelkan VCD Barney. Kemi oke2 saja krn memang dia gak pernah banyak tingkah.
Kalau menurut Mba’ Jana:
1. Apakah kira-kira penyebab Kemi ‘irit’ berbicara (tetapi semua kata perintah dia mengerti dan mau menjalankan dg baik), karena sering jatuh? atau saat masih kecil sering dibiarkan main sendiri tanpa dampingan ortunya? atau ada sebab lain?
2. Apakah benar dia didaftarkan di playgroup
3. Bagaimana cara mengajari dia membaca, mengingat A-Z dia sudah hafal luar kepala? Posisi huruf dibalik pun dia tetap tahu. Kadang-kadang sama dia huruf N dimanipulasi dan dibalik sehingga dibaca Z, demikian juga dengan huruf M dan W.
Kemi sangat menyukai huruf, angka, dan puzzle bongkar-pasang, ttp tdk suka boneka & permainan yg umum dijual ditoko2
Halo Pak Dwi,
Untuk mengetahui apakah jatuh itu yang menyebabkan Kemi “irit” berbicara, perlu pemeriksaan dokter ahli yang seksama.
Kemi anak yang cerdas ya, Pak. Silakan daftarkan dia di playgroup. Di sana akan banyak teman, dia belajar berkomunikasi dengan gurunya serta teman seusianya. Jika dia tidak berminat bermain dengan teman-teman sekitar rumah, siapa tahu dia mau bermain dengan teman-teman di playgroup-nya. Karena saya tipe seperti ini waktu kecil. Hiiik ……..
Untuk mengajari Kemi membaca, Bapak langsung aja daftar di Cinta Balita Newsletter, di pojok kanan atas blog ini. Gratis!
Topics: Anak Cerdas, Tanya, Tips Pendidikan Anak |



April 24th, 2009 at 1:47 pm
pak dwi, anak saya jg dua, cewek 2,7 tahun dan cowok 14 bln. anak saya yang pertama juga sering jatuh dan kepalanya terbentur lantai sewaktu kecil tapi syukurlah sejak dia bisa berjalan umur 11 bln, dia juga sudah banyak bicara meskipun pelafalannya kurang jelas, berbeda dengan anak saya yang kedua, dia jarang sekali jatuh tapi malah sampai sekarang umur 14 bln, belum bisa bicara. kalau mengiginkan sesuatu dia teriak-teriak sambil menunjuk yang diinginkan. dia juga memanggil semua orang dengan kata ‘a’ dengan suara keras. jadi saya rasa tidak ada hubungannya degan sering jatuhnya si kemi. asal saat dia jatuh tidak menyebabkan dia pusing atau muntah. semoga anak-anak kita bisa lancar bicara ya pak. amin