GRATIS!

Promo

Recent Posts

Archives

Topics

Statistic

Meta

Text Ads

This Day in History


« Mendidik anak yang lambat belajar | Main | cara mendidik anak »

Membuat anak senang dengan huruf dan angka

By Jana | May 13, 2008

membuat anak cerdas dan pintar

Dear Mbak Jana, Thanks atas kiriman artikel-artikelnya, itu sangat berguna buat kami. Yang mau saya tanyakan bagaimana cara agar anak saya lebih senang mengenal huruf dan angka ketimbang hanya menggambar. Karena selama ini dia lebih tertarik untuk menggambar atau corat-coret daripada melihat huruf dan angka padahal saya sudah belikan beberapa alat peraga / poster-poster yang berisi huruf dan angka. Umur anak saya 1,9 tahun. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih. Regards, Purnama

Dear Purnama,

Thanks atas perhatiannya kepada Cinta Balita Newsletter.

Menumbuhkan minat belajar anak dengan huruf dan angka, memerlukan suasana yang menyenangkan. Menciptakan ruang belajar yang sederhana namun nyaman dengan tikar di lantai serta rak buku pendek yang bisa dijangkau dengan mudah oleh anak.

Saya mempunyai dua keponakan usia 3 tahun dan 1 tahun. Sejak kecil mereka saya biasakan dengan berbagai buku. Buku-buku tersebut bermacam-macam, mulai dari buku cerita pendek bersampul tebal (hardcover), penuh warna, buku-buku kecil yang berisi gambar dan kata, sampai buku cerita yang lumayan tebal. Buku-buku tersebut tentu saja berisi kata-kata dengan tulisan yang cukup besar. Saya bacakan saja bukunya dengan intonasi yang sesuai dengan jalan ceritanya.

Ada satu buku yang berjudul “Siapa Yang Makan Daun Ini?”. Dengan warna-warni yang menarik buat anak, gambar yang besar, dan huruf-huruf yang cukup besar juga. Dibuat dari karton tebal sehingga mudah dipegang dan dibalik halamannya oleh anak, serta tidak mudah robek / rusak.

  • Di halaman pertama muncul gambar sapi dengan tulisan “Bukan aku. Aku makan rumput.”
  • Di halaman kedua muncul gambar lebah dengan tulisan “Bukan aku. Aku makan sari bunga.”
  • Di halaman ketiga muncul gambar monyet dengan tulisan “Bukan aku. Aku makan pisang.”
  • Di halaman keempat muncul gambar ulat dengan tulisan “Itu aku. Aku makan daun.”

Selain mengajarkan anak banyak kosa kata tentang binatang dan makanannya, juga ada komponen yang sama yaitu “Bukan Aku”. Jadi saya akhirnya memberikan buku itu judul baru yaitu “Bukan Aku”.

Dalam mengajarkan huruf kepada anak, ajarkan terlebih dahulu \”KATA\”. KATA langsung mempunyai arti dalam hal fisik yaitu yang bisa dilihat dan dirasakan oleh anak. Misalnya kata “sapi”, anak langsung bisa melihat gambar sapi di buku tersebut. Kata “lebah”, anak bisa melihat gambar lebah. Demikian juga dengan kata “monyet” dan “ulat”.

Coba Purnama bayangkan jika Purnama adalah seorang anak usia 1,9 tahun dan diberikan huruf “a” atau “b”. Apakah bagi anak seumur itu akan bisa memahami artinya? Tentu saja tidak. Tapi apabila Purnama diberikan satu kata “sapi”, maka Purnama akan tahu artinya karena bendanya ada dan bisa dilihat.

\”Ajarkanlah kata-kata yang mempunyai makna langsung, dan bukan abstrak.\”

Saya mempunyai satu paket belajar untuk anak yang terdiri dari poster, buku cerita berwarna, video cerita, CD Rom interaktif, CD lagu berupa audio, buku teks lagu, yang kesemuanya merupakan satu kesatuan. Satu buku cerita sama isinya dengan 1 video, dan 4 CD Rom interaktif. Sambil menonton videonya, saya pangku keponakan saya, dan di atas pangkuannya saya taruh buku cerita yang berhubungan dengan video tersebut. Jadi saya menumbuhkan rasa cintanya terhadap buku.

Di dalam buku cerita, poster, dan video, ada lagu tentang huruf dan angka. Pada saat lagu ABCD, saya ambil posternya yang berisi huruf besar dan kecil dan kata yang mewakili huruf tersebut. Misalnya “a” for “apple”, “b” for “bear”, dst. Di setiap huruf juga ada gambar yang mewakili kata tersebut. Di huruf “a” ada gambar “apel”, di huruf “b” ada gambar “beruang”, dst.

Belajar sambil bermain membuat anak senang. Dalam keadaan senang, otak akan cepat menyerap informasi. Dan terjadilah sambungan sel-sel otak yang akan menambah kecerdasan anak. Semakin banyak terjadi sambungan, semakin cerdaslah anak tersebut.

Pada saat CD audio lagu diputar, saya ambil buku teks lagu dan ikut bernyanyi bersamanya. Karena saya sering melakukan itu, sekarang keponakan saya akan langsung mengambil buku teks lagu begitu CD audionya diputar. Perlu diketahui bahwa dulu dia tidak suka mendengarkan CD audio. Yang diminta selalu menonton videonya. Saya tidak pernah memaksa dia untuk senang dengan CD audio. Saya hanya memutar CD-nya dan mengambil buku teks lagu, lalu bernyanyi dengan gembira. Karena melihat saya begitu menikmati saat-saat bernyanyi, akhirnya dia pun ikut juga. Dan sekarang dia senang dengan CD audionya.

“Kita tidak bisa menyuruh anak untuk senang dengan huruf dan angka. Kitalah yang harus membuat diri kita sendiri senang dulu dengan bernyanyi atau pun membacakan buku cerita untuknya. Jika kita sudah senang, maka anak pun akan bisa merasakan kesenangan kita dan mereka akan ikut serta dalam pelajaran yang menggembirakan ini.”

Jadi, kita tidak bisa meminta. Kitalah yang harus MEMBERI, MEMBERI, MEMBERI, dan MEMBERI. Serta dibarengi dengan rasa SABAR, SABAR, SABAR, DAN SABAR.

Jika ada pertanyaan, jangan sungkan untuk menghubungi saya lewat email. Salam … :-)

Topics: Anak Cerdas, Tanya, Tips Pendidikan Anak |

3 Responses to “Membuat anak senang dengan huruf dan angka”

  1. yuli Says:
    July 2nd, 2008 at 9:08 am

    kalo boleh tahu paket belajar untuk anak tersebut dimana belinya, makasih

  2. Jana Says:
    July 2nd, 2008 at 9:55 am

    Salam kenal Mbak Yuli :-)

    Yang saya ceritakan di atas adalah paket belajar Bahasa Inggris untuk anak. Namanya English Time.

    Anak Mbak Yuli usianya berapa, kalau boleh tahu?

    Mbak Yuli bayangkan ya, anak kecil usia 3 tahun sudah mendengarkan lebih dari 60 lagu anak-anak dalam Bahasa Inggris. Lagu-lagunya singkat dan gampang dinyanyikan.

    Sambil menari dan menirukan gerakan di videonya. Ah, asik banget dech …

    Saya pasti membantu Mbak Yuli dan teman-teman yang lain yang berminat untuk memesankan English Time yang sangat interaktif ini. Dan yang pasti seru adalah anak-anak sangat suka dengannya.

    Silakan di-cek emailnya. Saya kirimkan beberapa informasi penting.

    Oya, Mbak Yuli ada Yahoo Messenger? Kayaknya lebih asik kalo chatting kan? :-)

    Salam,
    Jana

  3. Bermain dengan Angka dan Huruf « Diary Arsya Says:
    May 1st, 2009 at 3:37 pm

    […] MEMBERI, MEMBERI, dan MEMBERI. Serta dibarengi dengan rasa SABAR, SABAR, SABAR, DAN SABAR. Sumber: Blog Miss Jana Papa […]

Comments

Mau Bertanya? Boleh..

Kirimkan pertanyaan anda seputar blog ini dengan form ini.
Nama :
Email :
Kategori :
Judul :
Pertanyaan :
Kode Unik :