GRATIS!

Form Pemesan Program Belajar Anak

Usia Anak:
Bahasa:
Kompetensi Anak Yang Ingin Dikembangkan (silakan pilih):



Anggaran Pendidikan Ekstra Anak Per Bulan:
Nama:
Email:
Kode Anti Spam:
Visual CAPTCHA

Recent Posts

Archives

Topics

Statistic

Meta

Text Ads

This Day in History


« Bagaimana Menanami Kebunmu | Main | Anak Hiperaktif »

Mereka Datang dalam Hidupmu untuk Suatu Alasan

By Jana | March 15, 2008

people come into your life for a reason, season, or lifetime

Teman saya Satindar Sidhu mengirimkan email tertanggal 29 Juli 2007 dengan judul asli People Come Into Your Life For A Reason. Isinya sungguh-sungguh mengingatkan saya akan pentingnya orang-orang yang ada di sekeliling saya, sampai saya baca emailnya berkali-kali. Anda mau tahu apa yang ditulisnya? Yuk, disimak dengan hati …. :-)

Saya menuliskan artikel ini untuk mengingatkan kembali kepada anda apakah anda sungguh-sungguh membaca dengan hati. Respon anda akan sangat dinantikan. Taruhlah perhatian penuh terhadap apa yang anda baca. Setelah anda selesai membacanya, anda akan tahu untuk alasan apa artikel ini ditulis. Ayo, kita mulai … :-)

Orang-orang datang silih berganti dalam hidupmu untuk sebuah alasan, untuk suatu masa tertentu dalam hidupmu, atau pun untuk seluruh hidupmu. Jika anda mengetahui yang mana dari ketiganya, maka anda akan tahu apa yang harus anda lakukan terhadap orang tersebut.

Jika ada seseorang dalam hidupmu untuk sebuah ALASAN, biasanya hal ini akan menyangkut pemenuhan kebutuhan yang harus anda ekspresikan. Mereka akan datang untuk membantu anda melalui kesulitan, menyediakan bantuan dan support, untuk membantu anda secara fisik, emosi, dan spiritual. Mereka terlihat seperti seseorang yang tak terduga dan menyenangkan, dan memang begitulah mereka. Mereka ada untuk suatu alasan yang anda butuhkan. Lalu tanpa adanya kesalahan dari pihak anda, atau pun pada saat yang tidak menyenangkan, orang ini akan berkata atau melakukan sesuatu untuk mengakhiri hubungannya dengan anda. Kadang-kadang mereka meninggal dunia. Kadang-kadang mereka pergi begitu saja. Kadang-kadang mereka bersikap dan menguatkan anda untuk tetap bertahan. Apa yang harus disadari adalah kebutuhan kita telah terpenuhi, keinginan kita telah terpuaskan, pekerjaan mereka telah selesai. Doa yang anda panjatkan telah terjawab dan sekarang adalah saatnya untuk terus maju.

Beberapa orang datang dalam hidup anda untuk suatu MASA tertentu, karena kewajiban anda telah datang untuk berbagi, untuk bertumbuh, atau untuk belajar sesuatu. Mereka membawa anda ke dalam suatu pengalaman yang damai atau membuat anda tertawa. Mereka mungkin mengajarkan sesuatu yang belum pernah anda pelajari atau kerjakan. Mereka biasanya memberikan anda kesenangan yang tak terbayangkan. Percayalah, ini adalah kenyataan. Tetapi hanya untuk suatu masa tertentu saja!

Hubungan SEUMUR HIDUP mengajarkan anda pelajaran untuk seumur hidup anda. Sesuatu yang harus anda bangun agar anda mempunyai landasan emosional yang mantap. Tugas anda adalah menerima pelajaran tersebut, mencintai orang tersebut, dan ambillah apa yang telah anda pelajari untuk digunakan dalam semua hubungan dan bidang dari hidup anda. Dikatakan bahwa cinta itu buta, tetapi persahabatan itu bersifat abadi.

Terima kasih bahwa anda telah menjadi bagian dari hidup saya, apakah kehadiran anda adalah untuk sebuah alasan, untuk suatu musim tertentu, atau untuk sepanjang hidup saya.

Bless you with LOVE …. :-)

Topics: Cerita, Nilai dan Etika |

7 Responses to “Mereka Datang dalam Hidupmu untuk Suatu Alasan”

  1. Jos Says:
    March 17th, 2008 at 1:39 pm

    dear Mbak Jana,
    Wah …. wah … wah… Artikel yang sangat menyentuh perasaan saya….SUNGGUH BERARTI UNTUK HIDUP KITA.
    Membaca artikel Mbak Jana ,mengingatkan saya akan semua orang yg mencintai saya ( terutama anak saya ) sekaligus tulisan Mbak membuat saya harus koreksi diri atau merenungkan kembali ,tentang sudah berapa banyak hal yg baik yg telah saya berikan kepada orang-orang yg telah mencitai saya dengan kehadiran saya ditengah-tengah mereka. ( Terima Kasih ya Mbak )
    Mbak Jana ,
    baru beberapa hari saya memasuki usia 41 thn,dan saya seorang pengusaha di kota kecil,karena begitu banyak kesibukan,hampir sebagian besar waktu saya,saya curahkan didalam pekerjaan. Namun belakangan ini saya mulai merenungkan ,betapa istri dan anak saya sangat membutuhkan kehadiran saya yg lebih banyak dengan mereka…ya syukurlah mbak,saya hampir tidak pernah keluar malam lagi ( apa karena umur ya ) :)
    Sekali lagi tulisan Mbak Jana,sangat memotivasi saya untuk saya HARUS MEMBERI YG TERBAIK BUAT ORANG-ORANG YG MENCINTAI SAYA APA ADANYA.
    Terima kasih Mbak Jana
    God Bless You

  2. Jana Says:
    March 18th, 2008 at 3:25 am

    Wah, Pak Jos, terima kasih kunjungan keduanya ke blog saya. Saya merasa sangat dihargai karena artikel di atas rupanya telah memberikan manfaat kepada Bapak.

    Pertama kali saya membaca email dari teman saya, Satindar Sidhu yang tinggal di Nevada USA, saya terkesan sekali. Apa yang dia kirimkan kepada saya waktu itu, membekas dalam di hati saya. Nah, jika saya mendapatkan manfaat, bagaimana tidak dengan orang lain yang mempunyai kesempatan juga untuk membacanya?

    Maka mulailah saya mencari arsip email saya yang lama, dan menerjemahkannya ke dalam Bahasa Indonesia. Lalu seperti yang Bapak lihat, muncullah ia di Blog Cinta Balita!

    Kita sering mengalami, Pak, demikian juga saya, bahwa kita seringkali menghabiskan sebagian besar waktu dengan orang-orang di luar rumah dan juga dengan pekerjaan. Atau seperti saya yang berkantor di rumah, sering online dengan orang luar.

    Jadi kita mesti MENYEDIAKAN / MEMBUAT waktu khusus berkumpul bersama orang-orang rumah / keluarga. Yach, kita harus MEMBUAT, Pak. Karena waktu tidak akan memberikan kita lebih dari 24 jam sehari. Bapak bisa merancang waktu bersama anak, misalnya pagi bermain sebentar 15 menit. Sore pulang kerja, membaca buku cerita bersama sambil anak dipangku.

    Apalagi dengan istri, Pak. Jika sudah ada anak, biasanya waktu untuk istri menjadi berkurang. Keharmonisan suami istri harus tetap dijaga seperti waktu sebelum punya anak. Anak juga akan merasakan kebahagiaan keluarga karena orang tuanya saling mencintai. :-)

  3. Kusuma Putra Says:
    March 18th, 2008 at 6:49 am

    Mbak Jana, artikel diatas benar kata pak Jos sangat menyentuh hati…

    Saya senang sekali membacanya, karena bukan hanya mata saya saja yang membaca, namun hati saya serasa bernyanyi membacanya..

    Yah orang-orang yang dekat dengan kita, saudara kita, orang-tua datang untuk suatu alasan yah mbak, mereka sayang dan baik kepada kita, hanya untuk suatu masa.

    Tidak untuk selamanya… lalu mereka bisa pergi, dan barulah kita merasakan bahwa mereka ada untuk sebuah alasan… ” Karena pencipta kita sayang dengan kita ”

    Semoga mbak, disaat orang-orang ini masih ada, saya nggak lupa kepada mereka.. bahwa saya menghargai keberadaan mereka, dan saya juga mencintai mereka,

    Bahwa saya juga ada untuk sesuatu alasan bagi mereka..

    I will say to them how much I love them!

    Thanks sudah membukakan mata dan kesadaran saya…

  4. Herman Says:
    March 18th, 2008 at 10:06 am

    Artikelnya bagus sekali .. Seseorang datang dan pergi dlm kehidupan kita. Yang paling lama menyertai kita adalah pasangan kita sendiri (suami atau istri).. Berilah yang terbaik dari kita untuk mereka secara rela :)

  5. Jana Says:
    March 20th, 2008 at 2:54 am

    Thank to Kusuma and Herman,

    Keluarga memang hadir dalam hidup kita untuk menemani kita seumur hidup. Mereka adalah orang-orang yang paling dekat dengan kita.

    Ada juga orang-orang yang datang pada saat kita perlu bantuan. Saya ambil satu contoh, pada saat kita sekolah, kita perlu guru-guru untuk mengajarkan kita banyak pengetahuan. Guru ini datang untuk suatu ALASAN.

    Pada saat kita lulus sekolah, adalah saat kita untuk berbagi dengan sesama, saat kita mengimplementasikan pengetahuan yang kita dapat ke dalam dunia kerja. Bekerja untuk masyarakat. Mereka yang datang untuk membantu kita dalam berbagi dengan sesama adalah mereka datang untuk suatu MASA tertentu.

    Garis merahnya adalah DIRI KITA SENDIRI :
    * Pada saat orang datang kepada KITA untuk suatu ALASAN tertentu, maka pada saat itu KITA sedang perlu bantuan, perlu belajar banyak sekali.
    * Pada saat orang datang kepada KITA untuk suatu MASA tertentu, maka pada saat itu KITA sedang perlu untuk berbagi kepada orang lain.
    * Pada saat orang datang kepada KITA untuk SEUMUR HIDUP KITA, maka sepanjang hidup KITA, KITA diharapkan untuk belajar sesuatu dan berbagi sesuatu dengan mereka. Keluarga yang harmonis akan membentuk suatu bangsa yang harmonis. Keluarga yang berpendidikan akan membentuk suatu bangsa yang berpendidikan. Keluarga yang mempunyai etika, akan membentuk suatu bangsa yang beretika pula.

    Tentu saja masih banyak contoh lain yang dapat diambil dari hidup kita sehari-hari.

    Terima kasih Pak Kus dan Pak Herman, nantikan postingan berikutnya … :-)

  6. kadek armini Says:
    March 31st, 2008 at 12:24 pm

    Dear Mbak Jana,

    Saat membaca artikel tersebut diatas, jujur saja air mata bergulir dipipi, mengingat betapa besar kasih sayang dan dukungan orang tua, kakak, anak2 terhadap hidup saya. Yg mana dukungan itu sangat berarti mengingat gimana susahnya menjalani hidup sebagai orang tua tunggal. Satu hal lagi yg bisa saya syukuri arti hadir seorang suami yg walopun hanya untuk suatu masa bukan untuk seumur hidup………..hal yg terindah yg diberikan adalah dua anak laki2 yg sedang lucu2nya… :-) Mulai saat ini saya berjanji untuk selalu bisa berbagi kasih sayang dengan qualitas yg lebih baik dan baik lagi……..Anyw……thanks again untuk artikel yg bagus ini Mbak, and wish you have great time always………..

    Many thanks ^_^

  7. Jana Says:
    April 1st, 2008 at 8:55 am

    Dear Mbak Kadek Armini,

    Senang berkenalan dengan mbak Kadek. Betul, mbak bahwa kasih sayang orang-orang terdekat sangat besar pengaruhnya kepada kita ya.

    Apalagi sebagai orang tua tunggal, tentu saja mbak sangat memerlukan dukungan mereka. Saya salut atas perjuangan mbak yang membesarkan dua anak yang lucu-lucu :-)

    Pantang menyerah ya, mbak. Doa saya bersama mbak …

Comments

Mau Bertanya? Boleh..

Kirimkan pertanyaan anda seputar blog ini dengan form ini.
Nama :
Email :
Kategori :
Judul :
Pertanyaan :
Kode Unik :